Membuat Konten Ala Neil Patel


Kamu mau nggak blog kamu ramai pengunjung dan....setia membaca tulisan-tulisanmu?

Hmm...punya banyak pembaca (dan setia) tentunya impian semua penulis ya, tak terkecuali narablog. Pertanyaannya, gimana caranya?

Seperti halnya bisnis, sebelum kamu berharap punya pelanggan setia, pertama-tama kamu perlu punya pembeli. Dan, supaya kamu punya pembeli, kamu perlu punya...produk berkualitas.

Sebagai narablog, produk kita tidak lain dan tidak bukan adalah konten.

Masalahnya, membuat konten berkualitas itu seringkali perlu waktu lama. Waktu yang sayangnya, kita nggak punyai.

Kali ini, saya mau share beberapa ide yang saya pelajari dari Neil Patel dalam membuat konten berkualitas dengan cepat.

Formula Rahasia Membuat Konten Berkualitas Dengan Cepat


Oya, saya baru mencoba teknik ini di beberapa postingan terakhir saya. Nggak ada salahnya kamu coba juga buat 1-2 tulisanmu dan lihat gimana hasilnya.

1. Gunakan Kamu dan Saya

Menurut Neil Patel, blog sebaiknya ditulis dalam bahasa seolah terjadi obrolan antara narablog dengan pembaca.

Cara yang sederhana adalah dengan menggunakan 'Kamu' dan 'Saya' dalam menulis. Itulah yang saya lakukan. Kamu mau coba?

2. Paragraf Pendek

Lain halnya dengan novel atau tulisan cetak, semakin sedikit jumlah baris dalam satu paragraf, semakin mudah orang membaca blogmu. Semakin mudah dibaca, maka semakin besar pula peluangmu menciptakan pembaca setia.

Kalau kata Kang Dewa, jangan pelit dengan tombol ENTER.

Kalau nggak percaya, coba kamu copas tulisan di poin no 2 ini, kemudian kamu buat jadi satu paragraf. Mana yang lebih nggak nyiksa mata pas dibaca?

3. Gunakan Subheading

Ada dua manfaat subheading yang saya rasakan. Pertama, sebagai kerangka alias outline. Kemudian, dari sisi pembaca subheading memudahkan mereka untuk langsung lompat ke pembahasan yang mereka butuhkan.

Pola Pembaca Blog

Sebagai narablog, saya berharap pengunjung blog membaca seluruh tulisan saya dari awal sampai akhir. Kamu juga?

Sayangnya, nggak semua pembaca cukup 'telaten' membaca seluruh tulisanmu.

So, nggak ada salahnya berusaha memahami pola membaca pengunjung blog dan menyesuaikan gaya tulisan kita bukan?

4. Buat Kesimpulan

Dan berilah judul, Kesimpulan. Supaya pembaca yang nggak punya waktu buat baca dari awal, bisa tahu apa sih poin utama yang kita bahas.

Kalau menurut mereka menarik, mereka bisa scroll up dan membaca dari awal.

5. Cantumkan Sumber

Sebagai narablog, kita berbagi pengalaman dan pemikiran kita pada pembaca. Tapi, jujur aja...kita nggak tahu semuanya bukan?

Jadi, nggak ada salahnya kok kamu mencantumkan sumber referensi di tulisanmu.

6. Tambahkan Gambar

Sebuah gambar dapat menjelaskan lebih banyak daripada kata-kata.

Ditambah dengan fakta bahwa 90% penduduk bumi merupakan tipe visual yang lebih mudah menangkap informasi dalam bentuk gambar.

Saya sih lebih suka menggunakan Unsplash untuk gambar-gambar di blog saya. Kamu juga bisa coba satu dari
8 sumber gambar ini.


7. Pastikan Tulisanmu Detil dan Actionable

Banyak narablog yang menggunakan blognya sebagai tempat curhat, and it's completely fine. Mungkin kamu salah satunya.

Kalau boleh saya saran, gimana kalau kamu tambahin juga tips tipis-tipis yang mudah dilakukan, berdasarkan pengalamanmu itu.

Hal-hal sederhana seperti berbagi tips menghindari salah booking tiket pesawat setelah kamu curhat pengalamanmu salah beli tiket. Nggak cuma melepas uneg-unegmu, pembaca pun bisa dapat added value dari ceritamu itu.

Istilahnya, curhat yang bermanfaat. 😁


Kesimpulan

Hal yang paling sulit dalam dunia blogging (dan dunia-dunia lain pada umumnya) adalah menjaga konsistensi. Konsisten itu penting, cuma sulit.

Mulai konsisten dari sisi frekuensi blogging hingga konsisten menjaga kualitas konten.

Semoga 7 tips membuat konten berkualitas ini bisa membantumu menjaga konsistensi dalam menghasilkan konten-konten yang layak baca dan bisa dibaca.


Kamu punya tips lain untuk membuat konten yang bagus? Maukah kamu share pengalamanmu di kolom komentar?

Share:

0 Comments: